Subscribe:

Selasa, 29 Mei 2012

Ciri-ciri seseorang jatuh cinta ke-kamu

-> Biasa-nya kalo orang yang lagi jatuh cinta sama kamu, saat dia ketemu kamu, dia suka rada gerogi dan salah tingkah gitu.
-> Dia pasti selalu pengin tau semua yang kamu laku-in tiap hari, mulai dari kamu bangun tidur ampe tidur lagi trus bangun lagi, tidur lagi,  banguuun, tidur lagi (kaya mbah surip..)
-> Dia juga ingin slalu dekat denganmu, enggan hati berpisah, larut dalam dekapanmu setiap saat,, setiap saaat..
-> Dia sering ngirimin SMS ucapan ke kamu, mulai dari “selmat pagi” “selamat siang” “selamat sore” “selamat malam” “selamat tidur” “selamat malam minggu” “selamat liburan” dan selamat yang laen dah.
-> Kalo ditanya, Dia nggak pernah bisa ngasih alasan kenapa bisa suka sama kamu, yang dia tau, dimata dan dihati-nya cuma ada kamu
-> Dia selalu inget setiap kejadian yang dilalui bareng kamu, mulai dari yang terbaru ampe kejadian yang mungkin udah kamu lupa, tapi dia masih inget secara detail-nya, karna menurut dia saat itu adalah sesuatu yang terindah n’ sangat berharga buat-nya.
-> Dia juga masih mengingat setiap kata yang kamu ucapin, ampe kata yang sepele dan nggak penting sekalipun.
-> Lagu2 yang kamu suka bakal dia sukain juga, kalo misal-nya ga hapal dia nekat buat belajar.
-> Dia akan ngasih sesuatu barang milik-nya yang mungkin buat kamu biasa aja, tapi buat dia barang itu istimewa banget, dan berharap banget kamu mau nerima dan menyimpan-nya.
-> Kalo pas terahir ketemu kamu tapi kamu-nya lagi sakit, entah kamu meriang (bukan merindukan kasih sayang lhoo..) sakit gigi, abis jatoh dari tempat tidur atau apalah.. beberapa hari kemudian dia pasti SMS atau nelpon kamu nanyain keadaan kamu,, karna dia begitu terlalu dan sangat khawatir sekali sama kamu.
-> Orang yang jatuh cinta sama kamu, pas dia lagi nelpon kamu, kadang2 suka diam tanpa kata seolah tak jenuh, ampe kamu jadi bingung, dan saat itulah dia ngerasa gugup, karna kamu telah membuat-nya terpanah asmara dan mengguncang hati-nya.  
-> Kalo kamu ultah, dia pasti nelpon atau SMS kamu buat ngucapin met ultah, dan biasa-nya berusaha jadi orang pertama yang ngucapin met ultah ke kamu.
-> Kalo kamu mau ngadepin Ujian sekulah atau kuliah, nah pas hari itu tiba dia pasti SMS kamu ngucapin “gut luck,, semoga kamu bisa ngerjain yach” atau mungkin nelpon kamu buat ngasih semangat ke kamu, walaupun sebenar-nya malah bikin kamu jadi ga konsen.. karna bukan seseorang yang kamu harapkan untuk nelpon..
-> Dalam hal apapun, Dia akan bertindak lebih kaya sodara ketimbang kaya seorang kekasih, karna menurut dia kamu lebih dari segala-nya.
-> Saat kamu liat Handphone dia, nama kamu pasti ada di daftar yang pertama n’ ter’istimewa, bisa2 di “INBOX”-nya cuma ada SMS kamu, mulai dari yang terbaru, yang sepele ampe SMS kamu yang udah jamuran n’ basi, karna udah lama banget tapi masih disimpen juga .
-> Dia bakal sering ngelakuin hal2 yang konyol yang bikin kamu rada kesel, misal-nya nelpon kamu lebih dari 100x sehari, ngebangunin kamu tengah malem karna ngirim SMS atau sekedar miscall. Tapi asal kamu tau, karna saat itu dia lagi mikirin n’ kangen sama kamu. (tapi ngerepotin..) dia juga suka bikin kamu kesel n’ jengkel karna kelakuan dia yang suka over, tapi dia slalu minta maaf dan janji ga ngulangin lagi .
-> Dia bakal nerima kamu ada adanya
-> Jika suatu saat kamu merindukan-nya dan pengin ngasih kesempatan ke dia, dia akan ada disana menunggumu karena dia ga pernah mencoba cari orang lain buat gantiin kamu. Jadian dah..

Rabu, 09 Mei 2012

Membuat Database MySQL

Membuat Database MySQL

Dengan database MySQL anda bisa menyimpan berbagai informasi yang kemudian bisa dengan mudah diakses. Database itu sendiri tidak bisa dibaca dengan mudah oleh manusia. Database MySQL banyak digunakan pada berbagai aplikasi web seperti forum diskusi, sistem pengelolaan konten (CMS, content management system), dan lainnya. Untuk bisa menggunakan database, anda perlu membuatnya dulu. Hanya user MySQL (berbeda dengan user email dan user lainnya) tertentu yang mempunyai hak akses atas database tersebut dan bisa membaca atau menambahkan data ke database.
Ada dua cara dalam pembuatan database MySQL. Cara termudah adalah dengan mengikuti Tuntunan Pembuatan Database MySQL (MySQL Database Wizzard) yang ada pada cPanel®. Cara kedua secara manual membutuhkan tahapn lebih banyak dan tidak perlu melalui tuntunan.

Membuat Database dengan Tuntunan

Tahapn
  1. Saat halaman tuntunan (MySQL Database Wizzard) ini terbuka, masukkan nama database yang ingin anda buat pada kotak isian "New Database".
  2. Klik tombol Next Step.
  3. Selanjutnya terlihat
    • "Added the database NAMA_DATABASE_ANDA"
  4. Masukkan nama user dan password pada kotak isian "Username" dan "Password" yang anda inginkan untuk mengakses database.
  5. Klik Next Step.
  6. Selanjutnya akan terlihat
    • "Added NAMAUSER with the password PASSWORD."
  7. Saat kemudian halaman tampil, anda akan dihadapkan pada tabel dua kolom. Di bagian atasnya terdapat pilihan "ALL PRIVILEGES" dengan kotak untuk mencentang jika anda ingin memberi semua hak akses pada user tersebut, anda juga bisa memilih hak akses tertentu yang berada pada tabel di bawahnya. Pilihan hak akses yang ada adalah:
    • SELECT - Mengijinkan user tersebut untuk memilih data dari tabel dalam database.
    • INSERT - Mengijinkan user tersebut untuk memasukkan data ke tabel pada database.
    • UPDATE - Mengijinkan user tersebut untuk mengubah data pada database.
    • DELETE - Mengijinkan user tersebut untuk menghapus data pada database.
    • INDEX - Mengijinkan user tersebut untuk mengindeks data pada database. Ini bisa mempercepat akses database.
    • CREATE TEMPORARY TABLES - Mengijinkan user tersebut untuk membuat tabel sementara pada database.
    • CREATE - Mengijinkan user tersebut untuk membuat tabel dalam database.
    • ALTER - Mengijinkan user tersebut untuk mengubah tabel dalam database.
    • DROP - Mengijinkan user tersebut untuk menghapus tabel dalam database.
    • LOCK TABLES - Mengijinkan user tersebut untuk mengunci tabel dalam database.
    • REFERENCES - Mengijinkan user tersebut untuk membuat referensi pada tabel dalam database.
    CATATAN: Biasanya anda hanya perlu memberi centang pada opsi "All Privileges", kecuali jika anda ingin memberi sebagian akses tertentu pada satu user atas database ini.
  8. Dengan asumsi anda sudah memberi centang pada opsi "All privileges" atau beberapa opsi hak akses pada tabel di bawahnya, lanjutkan tuntunan dengan klik pada tombol Next Step.
  9. Kemudian terlihat
    • "User NAMAUSER was added to the database DATABASE."
  10. Selanjutnya terdapat tiga opsi yang bisa anda pilih
    • Add another database - Pilih ini jika anda ingin membuat database lagi.
    • Add another user using the MySQL Database Area - Pilih ini jika anda ingin menambah user pada database yang baru saja anda buat tadi.
    • Return to Home - Pilih ini jika anda ingin kembali ke halaman utama cPanel® anda.

Membuat Database MySQL secara Manual

Tahapan
  1. Saat halaman ini terbuka, masukkan nama database yang ingin anda buat pada kotak isian "New Database".
  2. Klik tombol Create Database.
  3. Kemudian akan ditampilkan
    • "Added the database NAMA_DATABASE_ANDA".
  4. Klik Go Back.
  5. Selanjutnya akan terlihat tabel yang berisi nama database yang baru saja anda buat dengan informasi sebagai berikut:
    • Database - Nama database yang anda buat pada tahap 1 di atas.
    • Size - Besar ukuran database anda.
    • Users - Berisi entri nama user database yang anda beri hak untuk mengakses database ini. Jika anda membuat database secara manual, kolom ini biasanya kosong (belum ada user yang diberi hak akses). Lanjutkan pada tahap 6 untuk mengetahui cara memberi hak akses pada database anda.
    • Actions - Perintah yang bisa anda lakukan pada database ini, yaitu
  6. Pada bagian "New User", masukkan nama user dan password pada kotak isian "Username" dan "Password" yang anda inginkan untuk mengakses database.
  7. Klik tombol Create User.
  8. Selanjutnya akan terlihat
    • "Added NAMAUSER with the password PASSWORD."
  9. Klik Go Back.
  10. Lihat pada bagian "Add User To Database". Pilih user yang sudah anda buat pada tahap 6 di atas dari pilihan "User", kemudian pilih database mana user tersebut ingin anda beri akses pada pilihan "Database".
  11. Kemudian klik tombol Submit.
  12. Saat kemudian halaman tampil, anda akan dihadapkan pada tabel dua kolom. Di bagian atasnya terdapat pilihan "ALL PRIVILEGES" dengan kotak untuk mencentang jika anda ingin memberi semua hak akses pada user tersebut, anda juga bisa memilih hak akses tertentu yang berada pada tabel di bawahnya. Pilihan hak akses yang ada adalah:
    • SELECT - Mengijinkan user tersebut untuk memilih data dari tabel dalam database.
    • INSERT - Mengijinkan user tersebut untuk memasukkan data ke tabel pada database.
    • UPDATE - Mengijinkan user tersebut untuk mengubah data pada database.
    • DELETE - Mengijinkan user tersebut untuk menghapus data pada database.
    • INDEX - Mengijinkan user tersebut untuk mengindeks data pada database. Ini bisa mempercepat akses database.
    • CREATE TEMPORARY TABLES - Mengijinkan user tersebut untuk membuat tabel sementara pada database.
    • CREATE - Mengijinkan user tersebut untuk membuat tabel dalam database.
    • ALTER - Mengijinkan user tersebut untuk mengubah tabel dalam database.
    • DROP - Mengijinkan user tersebut untuk menghapus tabel dalam database.
    • LOCK TABLES - Mengijinkan user tersebut untuk mengunci tabel dalam database.
    • REFERENCES - Mengijinkan user tersebut untuk membuat referensi pada tabel dalam database.
    CATATAN: Biasanya anda hanya perlu memberi centang pada opsi "All Privileges", kecuali jika anda ingin memberi sebagian akses tertentu pada satu user atas database ini.
  13. Dengan asumsi anda sudah memberi centang pada opsi "All privileges" atau beberapa opsi hak akses pada tabel di bawahnya, lanjutkan dengan klik pada tombol Make Changes.
  14. Selanjutnya terlihat
    • "User NAMAUSER was added to the database DATABASE."
  15. Klik Go Back.
  16. Selanjutnya anda bisa melihat user, yang sudah anda buat pada tahap 6 di atas, pada kolom "Users".

http://panduan.ruangweb.com/cpanel/database/membuat-database-mysql

Cara mudah mengolah database MySQL dengan Delphi


Berikut kita belajar cara sangat sederhana mengelola database MySQL menggunakan Delphi dan Zeos. Latihan ini akan sangat tidak berguna jika anda sudah mahir, tapi jangan protes dulu, artikel ini saya muat di sini karena banyak teman yang minta ke saya, karena merasa terlalu awam dengan zeos.
Mula-mula, saya berasumsi zeos sudah terinstal dengan baik pada delphi anda, kalo belum silahkan download di http://www.sourceforge.net/projects/zeoslib, lalu ikuti petunjuk instalasinya.
Saya juga berasumsi bahwa MySQL sudah berjalan pada komputer anda atau setidaknya bisa diakses sepenuhnya dari komputer anda, kalo belum silahkan download di http://dev.mysql.com/downloads/, lalu ikuti petunjuk instalasinya.
dan
Saya juga berasumsi anda sudah dapat menggunakan MySQL dengan baik, entah menggunakan MySQL Front, SQLYog, PHPMyAdmin atau apa aja, yang penting bisa ..:) selanjutnya buat database "latihan" dan buat satu tabel "Anggota" dengan field "Id" varchar(15), "Nama" varchar(15), "Alamat" varchar(255), atau jalankan script berikut pada SQLEditor aplikasi anda:
create database if not exists `latihan`;
USE `latihan`;
DROP TABLE IF EXISTS `anggota`;
CREATE TABLE `anggota` (
`Id` varchar(15) NOT NULL default '',
`Nama` varchar(30) default NULL,
`Alamat` varchar(255) default NULL,
PRIMARY KEY  (`Id`)
) TYPE=MyISAM;
insert  into `anggota`(`Id`,`Nama`,`Alamat`)
values ('123','Agus Made','Yogyakarta'),
('456','Krisna Parta','Yogyakarta juga');
atau dump file "db_latihan.sql" dari source code latihan ini.
Buat proyek baru pada delphi yang kurang lebih tampilannya seperti gambar berikut :

Deklarasikan variabel gloabal "editmode" untuk pengelolaan mode tampilan dan akses terhadap setiap komponen:

//...
var
 Form1: TForm1;
 editmode:0..2=0;//0=browse 1=insert 2=edit
implementation
//...

Buat beberapa "procedure" bantu berikut, dan deklarasikan sebelum sintaks "private". kurang lebih seperti ini :
  //...
  procedure setmode;
  procedure kosong;
  procedure isi;
  //...
 private
  //...
implementation
//...
procedure TForm1.setmode;
begin
 tbTambah.Enabled:=editmode=0;
 tbEdit.Enabled:=editmode=0;
 tbSimpan.Enabled:=editmode>0;
 tbBatal.Enabled:=editmode>0;
 tbHapus.Enabled:=editmode=0;

 edId.ReadOnly:=editmode=0;
 edNama.ReadOnly:=editmode=0;
 mmAlamat.ReadOnly:=editmode=0;
end;

procedure TForm1.kosong;
begin
 edId.Text:='';
 edNama.Text:='';
 mmAlamat.Text:='';
end;

procedure TForm1.isi;
begin
 edId.Text:=zqAnggota.fieldbyname('Id').asstring;
 edNama.Text:=zqAnggota.fieldbyname('Nama').asstring;
 mmAlamat.Text:=zqAnggota.fieldbyname('Alamat').asstring;
end;

lalu berikan event OnAfterScroll pada TZReadOnlyQuery "zqAnggota" dengan sintaks berikut:
procedure TForm1.zqAnggotaAfterScroll(DataSet: TDataSet);
begin
 isi;
end;

berikan juga event OnFormShow pada TForm1 "Form1" dengan sintaks berikut:
procedure TForm1.FormShow(Sender: TObject);
begin
 setmode;
end;


lalu berikan event OnClick pada TButton "tbTambah" dengan sintaks berikut:
procedure TForm1.tbTambahClick(Sender: TObject);
begin
 case TButton(sender).tag of
  0: begin editmode:=1; kosong; setmode; end; //tambah
  1: begin editmode:=2; isi; setmode; end; //edit
  2: begin editmode:=0; isi; setmode; end; //batal
  3: begin //simpan
      if editmode = 1 then //jika data adalah tambahan
       zqProses.Script.Text:='insert into anggota(Id,Nama,Alamat)'+
       'values("'+edId.text+'","'+edNama.text+'","'+mmAlamat.Text+'")'
      else //jika data adalah editan
       zqProses.Script.Text:='update anggota set'+
       'Id="'+edId.text+'",Nama="'+edNama.text+'",Alamat= "'+
       mmAlamat.Text+'" where Id="'+
       zqAnggota.fieldbyname('Id').AsString+'"';
      zqProses.Execute;

      zqAnggota.Close; //biar refresh
      zqAnggota.Open;
      editmode:=0; setmode;
     end;
  4: begin //hapus
      zqProses.Script.Text:='delete from anggota where '+
      'Id="'+zqAnggota.fieldbyname('Id').AsString+'"';
      zqProses.Execute;
      zqAnggota.Close; //biar refresh
      zqAnggota.Open;
     end;
 end;
end;
Event OnClick yang kita buat di atas sebenarnya berlaku untuk semua tombol (tbEdit, tbBatal, tbSimpan dan tbHapus) yang kita buat, menggunakan metode pembagian kerja berdasarkan property "Tag" pada "TButton" tersebut. Jadi hubungkan event OnClick semua tombol tersebut dengan "tbTambahClick"
jika semua sudah 'dilakoni' dengan baik, 'kayaknya' program 'gak bakalan' bermasalah. Jalankan program dan lihat hasilnya, kurang lebih akan seperti ini :
Semua tombol sudah berfungsi dengan baik. Sekali lagi contoh ini sangat sedarhana tidak menggunakan penangan error dan konfirmasi apapun. Pada implementasi sesungguhnya banyak hal yang perlu di'urusi'. Namun demikian setidaknya bagi yang belum pernah 'nyoba' handle MySQL dengan Delphi, bisa menyadari betapa mudah Zeos digunakan untuk hal ini.